Modal VerbS
Modal verbs adalah
kata kerja bantu (verb auxiliary) yang harus digunakan dengan kata kerja utama
(verb ordinary). Fungsinya yaitu untuk menyampaikan kemungkinan, keharusan,
saran, kemampuan, dan lain-lain.
Baca juga : Verb atau Kata Kerja
Rumus Modal Verb
1. Kalimat Positif
|
I You We They He She It |
Modal Verbs |
Verb 1 |
2. Kalimat Negatif
|
I You We They He She It |
Modal Verbs |
Not |
Verb 1 |
3. Kalimat Interogatif
|
Modal Verbs |
I You We They He She It |
Verb 1 |
Fungsi dan Contoh Kalimat
1. Will
Will modal verb merupakan modal present yang artinya
“akan”. Use of modal verb dan contohnya ada di bawah ini:
a. Menyatakan Kemauan atau Niatan
(Willingness)
- I will join the event if my
mother allows
(Saya akan mengikuti acara tersebut jika ibu saya mengizinkan)
b. Membuat Prediksi
- President will come to our city
next week.
(Presiden akan datang ke kota kami minggu depan.)
c. Menanyakan Permintaan
- Will you have lunch with me?
(Maukah kamu makan siang bersama saya?)
2. Would
Would adalah memiliki
arti yang sama dengan will. Namun, would merupakan modal past, dan bisa juga
digunakan untuk kalimat yang lebih formal, contohnya:
a. Menyatakan Kemauan atau Niatan
(Willingness)
- If you had invited me, I would
come last night. (conditional sentence type 3)
(Jika saja kamu mengundang saya, saya akan datang tadi malam)
b. Membuat Prediksi
- I believe that our team would
become a winner.
(Saya percaya bahwa tim kita akan menjadi juara.)
c. Menanyakan permintaan
- Would you help me to do my
assignment?
(Maukah kamu membantu saya mengerjakan tugas?)
3. Can
Can modal verb memiliki
arti dapat atau bisa. Sama seperti will, can juga merupakan modal present.
Contoh kalimatnya yakni:
a. Menyatakan Kemampuan
- I can show you the magic.
(Saya dapat memperlihatkan sulap kepadamu.)
b. Meminta Izin
- Can I go home now?
(Bisakah saya pulang sekarang?)
c. Menyatakan Kemungkinan
- It can be fun if he is here
right now.
(Akan sangat menyenangkan jika dia ada di sini
sekarang.)
4. Could
Could memiliki arti yang sama dengan can.
Hanya saja, could merupakan modal past dan digunakan untuk berbicara dengan
lebih formal. Contoh penerapan dalam kalimat bisa kalian simak di bawah ini.
a. Menyatakan Kemampuan
- When I was still in senior high
school, I could study all
(Saat saya masih SMA, saya bisa belajar
sepanjang malam.)
b. Meminta izin
- Could I sit here? Another chair
is full.
(Bisakah saya duduk di sini? Kursi lainnya
penuh.)
c. Menyatakan Kemungkinan
- It could be very hard if you
don’t help me.
(Akan menjadi sangat sulit jika kamu tidak
membantu saya.)
5. May
May merupakan modal present yang artinya
“mungkin”. Penggunaan dalam kalimat seperti contoh di bawah ini.
a. Menyatakan Kemungkinan
- Sani may come after doing her
work.
(Sani mungkin akan datang setelah dia
menyelesaikan pekerjaannya.)
b. Meminta Izin
- May I visit grandma this week?
(Bolehkah saya mengunjungi nenek minggu ini?)
c. Menyatakan Saran
- You may not eat lobster if you
have an allergy to seafood.
(Kamu tidak boleh memakan lobster jika kamu
memiliki alergi makanan laut.)
6. Might
Might artinya sama dengan may, tetapi dalam
bentuk modal past. Perbedaan lainnya yaitu might menyatakan kemungkinan yang
lebih tidak pasti, dan menyatakan hal dengan lebih formal. Contohnya seperti
berikut:
a. Menyatakan Kemungkinan
- Kim Seon Ho might go to Bali
next year.
(Kim Seon Ho mungkin ke Bali tahun depan.)
b. Menyatakan Penawaran
- Might I offer you to do
assignments?
(Bolehkah saya menawarkan anda untuk
mengerjakan tugas?)
c. Menyatakan kalimat yang terbukti tidak
terjadi di masa lampau. Kata might harus diikuti dengan have.
- Father might have asked Toni to
join the
(Ayah mungkin sudah meminta Toni untuk
mengikuti kompetisi.)
d. Meminta Izin
- If Adele has a concert in
Indonesia, might I go to the concert?
(Jika Adele mengadakan konser di Indonesia,
bolehkah saya ke sana?)
7. Must
Must merupakan modal present yang bisa juga
diganti dengan have to atau has to. Secara umum, must artinya harus. Jika
diikuti dengan not, maka akan menjadi larangan. Contoh kalimat sebagai berikut:
a. Menyatakan Keharusan
- You must meet your teacher now.
(Kamu harus menemui gurumu sekarang.)
b. Menyatakan Larangan
- Sinta is still sick, she must
not go to school today.
(Sinta masih sakit, dia tidak boleh berangkat
sekolah hari ini.)
c. Menyatakan Kepastian
- Final exam must be easy for
you.
(Ujian akhir pasti mudah bagimu.)
8. Ought to
Ought to termasuk ke dalam modal present yang
berfungsi menunjukkan mana yang lebih tepat. Contoh penerapan dalam kalimat ada
di bawah ini:
a. Menyatakan Kewajiban
- We ought to eat now before we
perform.
(Kita harus makan sekarang sebelum kita
tampil.)
b. Menyatakan Saran
- You ought to use sunscreen to
protect your skin.
(Kamu harus menggunakan sunscreen untuk
menjaga kulitmu.)
9. Shall
Shall termasuk dalam
modal present. Namun, shall hanya bisa digunakan oleh subjek orang pertama
seperti I dan we. Secara umum, shall digunakan dalam situasi formal.
Contoh modal verb sentences:
a. Menyatakan Kewajiban
- We shall give the management
report to the finance manager next week.
(Kita harus menyerahkan laporan manajemen
kepada manajer keuangan minggu depan.)
b. Menyatakan saran
- Shall we tell HR about the
incident?
(Haruskah kita memberi tahu HR tentang insiden
itu?)
10. Should
Should merupakan modal past yang lebih
diartikan sebagai seharusnya. Should digunakan untuk memberi saran atau
nasihat. Contohnya saat menyatakan saran atau nasihat, maka bentuk kalimatnya
sebagai berikut:
- Dinda should change her
instagram password because it’s hacked.
(Dinda seharusnya mengganti kata sandi
instagramnya karena terhack.)
Aturan Penggunaan Modal
Verb
Saat kalian ingin menggunakan modal verb, maka
ingat beberapa aturan di bawah ini.
1.
Modal bentuknya selalu
tetap, tidak boleh ditambah -s, -ed, -ing apapun subjek dan tensesnya.
2.
Modal selalu diikuti
oleh verb 1.
3.
Modal tidak bisa
digunakan dalam tenses perfect, kecuali will, would, shall, dan should.
4.
Modal tidak boleh
bertemu kata kerja bantu (verb auxiliary) lainnya, kecuali be dan have.
5.
Dalam sebuah kalimat
dilarang menggunakan lebih dari satu modal.
6.
Modal tidak boleh
didahului atau diikuti to infinitive.
Komentar
Posting Komentar